Sabadesa.id – Pemerintah Desa Warnajati Kecamatan Cibadak terus melakukan berbagai upaya untuk melestarikan lingkungan. Salah satu upaya yang di lakukan adalah akan mengeluarkan Peraturan Desa (PERDES), Peraturan Desa tersebut di tujukan kepada pasangan yang akan melangsungkan pernikahan yg akan di wajibkan untuk menanam pohon, terutama pohon penyangga air.

Kepala Desa Warnajati Hilmi Nurhikmat menceritakan bahwa sebenarnya sejak jaman dahulu kala sudah ada tradisi yang berlaku di masyarakat Desa Warnajati, dimana dalam sebuah acara pernikahan ada satu prosesi menanam pohon. Namun untuk lebih menekankan akan pentingnya menanam pohon dan untuk meluruskan tujuan dari penanaman pohon yang dimaksud, maka kemudian perlu di tuangkan dalam bentuk Peraturan Desa. Dengan adanya Peraturan Desa, maka diharapkan bisa menjadi payung hukum bagi masyarakat dalam melaksanakan kegiatan tersebut.

Dalam kesempatan yang sama Pendamping Desa Asep Saepulrahman menambahkan “Pohon yang akan ditanam ini Bibitnya sudah disiapkan dan Calon penganting hanya tinggal menanam, kegiatan ini Bermanfaat bagi anak cucu kita dan kelestarian alam”

Kegiatan menanam pohon di hari pernikahan ternyata mendapat respon positif dari masyarakat. Mereka sepakat dengan adanya kegiatan positif tersebut, karena selain pohon yang di tanam akan bermanfaat dalam jangka waktu yang lama, pohon tersebut juga bisa menjadi pengingat bagi kedua mempelai dalam mengarungi bahtera rumah tangganya.
Kemudian, Pemerintah Desa juga mensosialisasikan Upaya tentang penanggulangan Sampah Rumah Tangga untuk kemudian dikelola dan bisa menghasilkan manfaat ekonomi agar tidak membuang sampah sembarangan apalagi ke sungai.